Sakatatal Art Studio adalah studio kecil dengan niat dan semangat besar untuk mencipta dan mewujudkan gambaran imajnasi menjadi karya seni tinggi, menciptakan sesuatu yang belum ada menjadi nyata, menghidupkan sesuatu untuk hidup dan menghidupi
Jumat, 13 Juli 2012
MUMMY GAUL Tas Kayu Wood Art Natural
Mummy Gaul.
dibuat dari bonggol jati tua yg berusia sekitar 200 thn an dikolaborasi dengan kayu sonokeling,(hitam) kemuning(kuning) posil usus jatipranje (putih) genter asem hitam legam,
tas kayu Mummy gaul dibuat secara manual selama 3-hari,satu malam
pada finising tidak menggunakan warna atau mlamik/pernis NAMUN dengan cara di SANGLING
yaitu proses digosokberulang2 sampai mengkilap dan memunculkan warna dan urat kayu secara Alami Natural.
KOLEKSI SUDAH TERJUAL
dikoleksi oleh Giling (tasik)
Kamis, 12 Juli 2012
MUMMY GAUL wood Art natural
MUMMY GAUL
dibuat dari bonggol jati tua yg berusia sekitar 200 thn an dikolaborasi dengan kayu sonokeling,(hitam) kemuning(kuning) posil usus jatipranje (putih) genter asem hitam legam,
tas kayu Mummy gaul dibuat secara manual selama 3-hari,satu malam
pada finising tidak menggunakan warna atau mlamik/pernis NAMUN dengan cara di SANGLING
yaitu proses digosokberulang2 sampai mengkilap dan memunculkan warna dan urat kayu secara Alami Natural
dibuat dari bonggol jati tua yg berusia sekitar 200 thn an dikolaborasi dengan kayu sonokeling,(hitam) kemuning(kuning) posil usus jatipranje (putih) genter asem hitam legam,
tas kayu Mummy gaul dibuat secara manual selama 3-hari,satu malam
pada finising tidak menggunakan warna atau mlamik/pernis NAMUN dengan cara di SANGLING
yaitu proses digosokberulang2 sampai mengkilap dan memunculkan warna dan urat kayu secara Alami Natural
MUMMY GAUL
MUMMY GAUL
dibuat dari bonggol jati tua yg berusia sekitar 200 thn an dikolaborasi dengan kayu sonokeling,(hitam) kemuning(kuning) posil usus jatipranje (putih) genter asem hitam legam,
tas kayu Mummy gaul dibuat secara manual selama 3-hari,satu malam
pada finising tidak menggunakan warna atau mlamik/pernis NAMUN dengan cara di SANGLING
yaitu proses digosokberulang2 sampai mengkilap dan memunculkan warna dan urat kayu secara Alami Natural.
dibuat dari bonggol jati tua yg berusia sekitar 200 thn an dikolaborasi dengan kayu sonokeling,(hitam) kemuning(kuning) posil usus jatipranje (putih) genter asem hitam legam,
tas kayu Mummy gaul dibuat secara manual selama 3-hari,satu malam
pada finising tidak menggunakan warna atau mlamik/pernis NAMUN dengan cara di SANGLING
yaitu proses digosokberulang2 sampai mengkilap dan memunculkan warna dan urat kayu secara Alami Natural.
Rabu, 04 Juli 2012
Pedang Kayu Eragon wood art limited edition
Pedang kayu Eragon "Naga kembar yg melilit batu mustika berwarna hijau bening ( batu Opsidian)
pada bagian bilah pedang dibuat dari kayu Nagasari yg menurut mitos yg beredar kayu ini ditakuti sebangsa ular,jangan kan dipukul ditunjuk pun siular tak berdaya, secara fisik kayu ini sangat kuat, serat kayunya padat dan berat juga tenggelam jika bimasukan dalam air, Naga sari merupakan kayu langka yg sangat sulit didapat, kayu ini didapat dari seorang teman yg mendapat dari seorang kuncen di gunung jati,
pada bagian gagang di buat dari kayu sono keling ada juga yg menyebut jati ireng,
pada tenah bagian naga ditanam batu Yaman dan menggunakan posil tulang dibagian tanduk naga,
pada proses finising seperti biasa dengan cara disangling, yaitu proses penghalusan dengan cara digosok berulang ulang menggunakan ampelas halus dan daun pisang kering sehingga memunculkan warna alami kayu,
Pedang kayu Eragon KOLEKSI SUDAH TERJUAL oleh Embun (jatitujuh majalengka)
Senin, 25 Juni 2012
NAGALIMAN Tas kayu jati wood Art
Salam hangat sobat Sakatatal
NAGA LIMAN saya namain Tas kayu ini yang memiliki gambaran banyak makhuk imajinasi ,
berkepala Naga dengan gigi dan taring tajam , mempunyai belalai Gajah (liman) dan gading, namun lebih menyerupai tangan Gurita memiliki lubang perekat kuat, mukanya menyerupai Srigala dengan lidah menjulur,
Tas kayu dibuat dari jati tua dikolaborasi kayu kemuning (gigi) dan sonokeling (hitam)
pada finising tidak menggunakan Warna atau cat pernis atau sejenisnya, Namun dengan cara di SANGLING yaitu proses pengampelasan yang sangat halus dan diulang ulang hingga memunculkan warna alami kayu yang matang dan mengkilap ,
PERAWATAN
semakin sering digosok dengan kain halus atau daun pisang yg kering akan semakin matang dan mengkilap warnanya,
Naga liman KOLEKSI TERJUAL
dikoleksi oleh Mulyadi (jakarta)
Jumat, 22 Juni 2012
Langganan:
Postingan (Atom)




















